Pages

Latihan Tipe Soal Cloze Test untuk Ujian Nasional

Kamis, 27 Maret 2014
Soal Cloze Test yaitu jenis soal dalam Ujian Nasional Bahasa Inggris yang berbentuk melengkapi bagian dari sebuah kalimat yang rumpang. Tes ini menguji "reading comprehension" para peserta UN. Tipe soal cloze test dianggap sulit untuk kebanyakan siswa, karena membutuhkan pemahaman jenis kata, vocabulary, dan tenses dalam Bahasa Inggris atau istilah lainnya yaitu grammar. Untuk memudahkannya butuh beberapa kali latihan. Disini saya akan memberikan 21 soal latihan cloze test. 

Read more ...

Pandangan Mengenai Pemilu 2014

Kamis, 27 Maret 2014
Maskot Pemilu 2014 SIKORA
Sikora
Tahun ini adalah momen dimana pertama kalinya saya ikut mencoblos dalam pemilihan DPR, DPRD, dan DPD. Jadi saya ini pemilih pemula. Sempat kemarin relawan demokrasi yang tergabung dalam KPU datang ke sekolah saya. Mereka mensosialisasikan perihal tata cara mencoblos untuk 9 April nanti. Ketika itu kami diberitahu bahwa kita hanya boleh mencoblos satu saja dalam satu kolom. Dan hal-hal mengenai surat suara yang sah dan tidak sah. Intinya kami tidak boleh menyia-nyiakan hak pilih dalam pesta demokrasi tahun 2014.

Kalau soal pemilu legislatif saya sudah punya pilihan pada caleg tertentu. Hanya saja ada pertimbangan lain yang harus kita perhatikan bersama. Saya baru saja membaca berita dalam Kompas, "Saran Habibie, Jangan Pilih Partai karena Capres yang Diusungnya", disana dijelaskan menurut eyang Habibie kita perlu melihat visi dan misi partai. Dan juga pada berita lain "Habibie: Pilih yang Muda dan Terbuka" ada kutipan, ”Presiden yang akan datang haruslah berusia 40 tahun sampai 60 tahun, harus bisa menyelesaikan masalah-masalah bangsa dengan tuntas, dan sesuai jadwal. Kita berikan kesempatan bagi yang muda untuk berkembang dan yang muda juga harus lebih baik,” kata Habibie

Bisa tebak siapa capres yang umurnya kisaran 40 sampai 60 tahun? ............ Jokowi, ya Jokowi capres PDI-P. Prabowo, Rhoma Irama, ARB, Wiranto, bapak-bapak hebat ini usianya sudah menginjak lebih dari 60 tahun. Tapi tidak hanya Jokowi saja yang umurnya segituan, ada lagi Pak Anies Baswedan dan Pak Gita Wirjawan. Hanya saja mereka masih dalam tahap konvensi dalam Partai Demokrat.

Saya sendiri bingung mau pilih capres yang mana. Bagaimana dengan anda? Apakah anda sudah menetapkan capres pilihan anda nanti? Saya itu sebelumnya menjagokan Pak Prabowo. Saya menilai Bapak ini sudah mempunyai visi dan misi yang jelas, sudah mengetahui langkah-langkah apa saja bila nanti ia jadi Presiden RI. Anda bisa lihat pada akun twitter @Gerindra, biasanya akan ngetweet program-program nyata apabila Prabowo jadi Presiden. Dan menurut saya program-programnya cukup baik.

Yang jadi minus dari Pak Prabowo yaitu 'dosa lamanya'. Suatu hari saya terang-terangan di depan bapak saya mendukung Pak Prabowo, tapi bapak saya nyeletuk "Orang itu kan punya masalah di masa lalu, makanya masih banyak orang yang nggak suka". Anda bisa searching sendiri masalahnya, saya nggak mau nulis disini.

Stiker Jokowi 4 Presiden
Stiker Jokowi4Presiden
Bagaimana dengan Jokowi? Saya belum tahu visi dan misi beliau, toh masih hangat-hangat kan beliau diusung menjadi capres PDI-P. Kelebihan Pak Jokowi ialah langsung turun melihat masalah di jalan. Masyarakat Indonesia rindu mengimpikan sosok pemimpin seperti ini. Karena ya selama ini mereka sulit sekali melihat pemimpin mereka. Bisa dikatakan Jokowi ini Pemimpin yang peduli pada rakyat yang baik, ingat pada rakyat yang baik loh ya.

12 Partai Nasional
Saya akan mempertimbangkannya lebih lanjut ketika menjelang pemilu presiden. Toh nanti juga ada debat capres, santai aja dulu. Sekarang intinya pilihlah caleg yang beres, kalo nggak tahu mana yang beres ya udah coblos aja partai yang visi dan misinya bagus untuk rakyat yang baik.... ingat rakyat yang baik.

Omong-omong soal pemilu, bagaimana kalo saya jelaskan lebih lanjut mengenai pemilu tahun 2014 ini.

Sistem Pemilu

Saat ini pemilihan umum di Indonesia menggunakan sistem perwakilan berimbang atau proposional terbuka, dimana perolehan kursi sebuah partai pemilu seimbang dengan jumlah suara. Termasuk perolehan kursi dari sisa suara yang diberikan kepada partai yang memiliki suara tebesar. Ada 560 kursi di DPR-RI sedangkan jumlah kursi DPRD provinsi dan kabupaten/kota berdasarkan jumlah penduduk.

Khusus untuk Dewan Perwakilan Daerah tersedia 132 kursi, alokasinya menggunakan sistem distrik berwakil banyak di mana calon dipilih berdasarkan suara tebesar.

Bagaimana Menghitung Perolehan Kursi DPR-RI

  • KPU menetapkan partai yang memenuhi parliamentary treshold atau ambang batas suara 3,5% atau lebih dari jumlah suara nasional.
  • KPU menghitung Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) di masing-masing daerah pemilihan.
  • Partai yang memiliki jatah kursi di DPR akan meilih calon-calon legislatif dengan total perolehan suara terbanyak.
  • Khusus anggota DPD maka calon terpilih ditentukan dari perolehan empat suara terbanyak.

Bagaimana Sistem Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

Pemilu Presiden dan wakil presiden diselenggarakan setelah pemilu legislatif 9 April 2014. Menggunakan two round system (sistem dua putaran), presiden dan wakil presiden adalah pasangan yang meraih lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provnsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provisi di Indonesia. 

Apabila belum ada pasangan yang memenuhi suara 50%+1 maka pemilu berlanjut ke putaran kedua dengan dua pasang calon suara terbanyak.

Syarat-Syarat Ikut Memilih

WNI, 17+, sudah atau pernah menikah, terdaftar sebagai pemilih tidak sedang dicabut hak pilihnya oleh pengadilan, bukan anggota TNI/POLRI atau sudah purnawirawan.

Saat memilih pastikan TPS sesuai dengan undangan pemberitahuan (C4). Dalam kondisi terpaksa tak dapat menggunakan hak di TPS yang ditetapkan, kita dapat mencoblos di TPS lain.

Apabila sedang menjalani rawat inap, kita tinggal melaporkan  KPPS terdekat, atau KPPS bisa mendatangi RS tempat kamu dirawat 

Mudah bukan, jadi jangan lupa 9 April 2014 karena suara kita menentukan masa depan bangsa. Satu lagi, jadilah masyarakat yang baik, karena masyarakat yang baik pasti memilih pemimpin yang baik.

Read more ...

Cara Melihat Kembali Tweet yang Pertama

Minggu, 23 Maret 2014
First Tweet
Tool ini dibuat dalam rangka menyambut ulang tahun twitter yang ke-8. Kita bisa melihat tweet pertama kita, bahkan tweet orang lainpun bisa. Alat ini disediakan dalam sebuah laman twitter pada tanggal 20 Maret 2014 lalu.

Silahkan kunjungi laman ini (https://discover.twitter.com/first-tweet). Tadaaa, sudah ingat lagi kan tweet pertama kita waktu dulu. Anda bisa mengganti usernamenya dengan username twitter orang lain, seketika kita bisa melihat tweet teman-teman kita.

Contoh melihat tweet pertama saya. Dan kita bisa ngetweet tweet itu, dengan menekan tombol ‘Tweet it!’disertai hastagh ‘#FirstTweet’.

Twitter menulis dalam blog resminya “Hari ini kita akan melihat tweet pertama, tweet pertama yang memunculkan percakapan, menggunakan gambar untuk bercerita, atau mengungkapkan ekspresi yang tiada batas.”


Ayo ingat lagi tweet pertamamu!
Read more ...

Laporan Praktikum Ayunan Sederhana (Gerak Harmonis)

Kamis, 20 Maret 2014
Judul
Ayunan Sederhana (Gerak Harmonis)

Tujuan
Menentukan percepatan gravitasi bumi di lingkungan SMA Negeri 2 Kuningan

Alat dan Bahan
a.    Kelereng (sebagai beban)
b.    Banang (sebagai panjang tali)
c.    Paku atau jarum pentul (sebagai statip)
d.    Kain kasa (sebagai pembungkus)
e.    Busur derajat
f.     Penggaris
g.    Stopwatch
h.    Milimeter block
i.      Kalkulator

Prosedur Kerja
a.    Ikatkanlah kelereng dengan menggunakan kain kasa sebagai beban.
b.    Tancapkan paku atau jarum pentul sebagai statip untuk menggantungkan kelereng sehingga dapat berayun.
c.    Pasangkan alat seperti pada gambar.
d.    Dengan menggunakan busur derajat ukurlah sudut 100 terhadap vertikal sebagai sudut ayunan sederhana
e.    Lepakskanlah kelereng dengan sudut tersebut diatas hingga dapat berayun.
f.     Beberapa saat setelah itu, pada posisi di A tekan stopwatch untuk 20 ayunan (1 ayunan = A-B-C-B-A
g.    Catat waktu untuk 20 ayunan tersebut untuk panjang tali pertama.
h.    Tentukan perioda pertama untuk panjang tali pertama (T=t/20 ; t=waktu untuk 20 ayunan).
i.      Lakukan hal yang sama sampai 3 kali untuk panjang tali yang sama, guna mencari T rata-rata
j.      Lakukan percobaan ini untuk 8 kali panjang tali yang berbeda


Materi Penunjang
Bandul sederhana terdiri dari sebuah beban kecil bermassa m diikat dengan tali lemas atau dengan benang. Ketika diayunkan, ayunan akan bergetar dengan amplitudo A, perioda T, dan frekuensi f. Tetapi pada suatu saat ayunan diakibatkan oleh adanya gaya peredam. Gaya peredam merupakan gaya yang selalu melawan gerakan ayunan bandul atau getaran pegas itu sendiri.
  
Jika sebuah roda disorot sinar, pada layar akan tampak bayangan seperti pada Gambar. Pada saat roda diputar, maka bayangan engkol akan bergerak naik-turun melalui titik seimbang. Gerakan bayangan engkol pada layar ini merupakan suatu getaran. Berdasarkan peristiwa ini dapat dinyatakan bahwa getaran merupakan proyeksi dari gerak melingkar.

Getaran yang dihasilkan dari proyeksi gerak melingkar beraturan merupakan getaran harmonik sederhana. pada gerak melingkar beraturan frekuensinya tetap. Dengan demikian frekuensi pada getaran harmonik juga tetap, dan inilah yang merupakan ciri dari getaran harmonik sederhana.

Sebuah benda mula-mula berada di titik seimbang O. Dengan kecepatan awal v0 benda bergetar harmonik sederhana. Gerakan O – A – O – B – O disebut sebagai 1 getaran. Gerakan O ke A; A ke O; O ke B; dan B ke O, masing-masing merupakan ¼ getaran. Pemahaman arah-arah v, a, dan F.

1. V0 adalah kecepatan awal getaran dimana benda bergetar dimulai dari titik setimbang O. Pada gambar di atas permulaan getaran dari O menuju A.
2. Pada fase ¼ getaran pertama (dari O ke A) maka:
a. Kecepatan vt makin kecil dan menjauhi titik setimbang O. Pada saat di A, vt = 0 menunjukkan benda mulai akan membalik.
b. Percepatan getar a bernilai negatif (arah ke bawah) dan menuju titik setimbang.
c. Arah gaya getar F selalu sama dengan arah percepatan getar a. Jadi pada fase ini, gaya memiliki arah ke bawah dan menuju titik setimbang.
3. Pada fase ¼ getaran kedua (dari A ke O).
a. Kecepatan vt makin besar dan menuju titik setimbang O. Arah vt ke bawah (bernilai negatif).
b. Percepatan getar a bernilai negatif dan menuju titik setimbang.
c. Gaya getar F juga bernilai negatif dan menuju titik setimbang.
4. Pada fase ¼ getaran ketiga (dari O ke B).
a. Kecepatan vt makin kecil, menjauhi titik setimbang, dan bernilai negatif (arah ke bawah).
b. Percepatan getar a bernilai positif dan menuju titik setimbang.
c. Gayat getar F juga bernilai positif dan menuju titik setimbang.
5. Pada fase ¼ getaran keempat (dari B ke O).
a. Kecepatan vt makin besar, menuju titik setimbang, dan bernilai positif.
b. Percepatan getar a, bernilai positif dan menuju titik setimbang.
c. Gaya getar F juga bernilai positif dan menuju titik setimbang.


Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan sebagai berikut.
1. Arah percepatan getar a dan arah gaya getar F selalu menuju titik setimbang. Gaya getar inilah yang menyebabkan benda selalu tertarik ke titik setimbang sehingga terjadi getaran.
2. Kecepatan getar benda vt, makin kecil pada saat benda menjauhi titik setimbang. Pada saat ini, arah vt berlawanan dengan arah a.
3. Kecepatan getar benda vt makin besar pada saat benda menuju titik setimbang. Pada saat ini arah vt searah dengan a. 

1. Simpangan Getaran
Simpangan getaran adalah jarak benda yang sedang bergetar terhadap titik setimbang. Pada bagian kiri gambar adalah sebuah lingkaran yang bergerak melingkar beraturan, sedangkan bagian lain merupakan proyeksinya. Proyeksi ini merupakan contoh getaran harmonik seperti telah dijelaskan di depan, ketika lingkaran telah berputar sejauh  maka proyeksinya akan terlihat simpangan (y) yang nilainya dapat ditentukan sebagai berikut.
Berdasarkan gambar segitiga di samping, nilai . Pada jari-jari R pada GMB! Jika diproyeksikan dalam getaran harmonik akan menjadi amplitudo (A), sehingga nilai simpangannya adalah sebagai berikut.

Perlu diingat bahwa  adalah sudut yang ditempuh pada GMB, maka , dengan  merupakan besar sudutnya. Sehingga,

2. Kecepatan Getaran
Pada gambar proyeksi v pada sumbu y biasa disebut sebagai vy yang merupakan kecepatan getaran, secara analitis dapat kita jabarkan


Pada GMB kecepatan  diterapkan pada getaran dimana , akan diperoleh . Jadi, kecepatan getaran dapat dituliskan sebagai berikut.

Persamaan ini berlaku jika getaran dimulai dari titik setimbang.


3. Percepatan Getaran
 Gambar tersebut melukiskan vector percepatan sentripetal (aS) pada GMB. Bila vektor aS ini dilukiskan secara tersendiri, maka akan diperoleh seperti gambar di atas. Proyeksi aS pada sumbu y biasa disebut dengan aY yang merupakan percepatan getaran, secara analitis dapat kita jabarkan sebagai berikut.


Arah aS selalu menuju pusat lingkaran, sehingga pada gerak harmonik aY juga selalu menuju titik setimbang. Karena aS = ²R atau dalam getaran harmonik dimana ,
maka aS ²A sehingga diperoleh persamaan berikut.


4. Gaya Getaran
Benda bergetar cenderung kembali ke titik setimbang ingat kembali Hukum II Newton
(F = m a). Percepatan getar (aY) yang selalu mengarah ke titik setimbang. Jika pada benda bergetar, massa benda diperhitungkan. Dengan memanfaatkan Hukum II Newton, akan ditemukan besar gaya F dimana F = m a. Hal ini juga terjadi pada kasus getaran harmonik. Besarnya gaya yang meyebabkan benda selalu tertarik ke arah titik setimbang adalah sebagai berikut.


Data Pengamatan

No.
l (cm)
t.20
T
T2
g=
(cm/s2)
1.
45
·   27,60
·   27,45
·   27,29
·  1,38
·  1,3725
·  1,3645
Rt2 T=1,3723
1,88320729
1776,52879
943,352758
2.
50
·   28,68
·   28,69
·   28,74
·  1,434
·  1,4345
·  1,437
Rt2 T=1,435167
2,055970432
1973,92088
958,351575
3.
55
·   29,36
·   29,71
·   29,77
·  1,468
·  1,4855
·  1,4885
Rt2 T=1,48067
2,19238365
2171,31297
990,389146
4.
60
·   31,53
·   31,65
·   31,50
·  1,5765
·  1,5825
·  1,575
Rt2 T=1,578
2,490084
2368,70506
951,255082
5.
65
·   32,41
·   32,33
·   32,10
·  1,6205
·  1,6165
·  1,605
Rt2 T=1,614
2,604996
2566,09714
985,067593
6.
70
·   34,44
·   34,21
·   34,43
·  1,722
·  1,7105
·  1,605
Rt2 T=1,718
2,951524
2763,48923
936,292312
7.
75
·   35,88
·   35,61
·   35,50
·  1,794
·  1,7805
·  1,775
Rt2 T=1,783167
3,17968455
2960,88132
931,187127
8.
80
·   36,36
·   36,29
·   36,20
·  1,818
·  1,8145
·  1,81
Rt2 T=1,814167
3,2912019
3158,27341
959,610959
Rata-rata Gravitasi
956,938319
  

Kesimpulan
Bahwa pada dasarnya gravitasi adalah gaya yang ditimbulkan bumi dan dapat dihitung dengan berbagai cara diantaranya dengan ayunan bandul sederhana. Pada ayunan bandul sederhana massa bandul tidak diperhitungkan, yang diperhitungkan hanya kuadrat periode (T2) dan panjang tali (R).
Dari percobaan yang telah dilakukan dengan menggunakan tali dan beban. Dapat disimpulkan pengaruh dari perubahan periode getaran sangat berpengaruh karena apabila panjang tali yang digunakan lebih pendek maka waktu yang di perlukan untuk menghitung waktu ayunan bandul lebih sedikit dan sebaliknya.
Dalam melakukan percobaan ini harus dilakukan secara berulang-ulang, karena jika hanya melakukan satu kali percobaan , tingkat ketepatan akan berkurang. Dan disaat inilah meniliti menjadi berat dan panjang, mata kita harus lebih jeli dan sigap saat menentukan waktu pada stopwatch. Intinya ialah percepatan gravitasi bumi bergantung pada periode dan panjang tali.


Saran
·         Jangan menggunakan benang kasur, gunakan benang yang tipis tak berserabut, seperti benang jahit
·         Ikatan tali harus benar-benar kuat
·         Pakailah gunting yang tajam, dan hati-hati saat menggunting buntelan kain kasa yang berisi kelereng
·         Jangan melakukan praktikum/percobaan di ruang terbuka
·         Mulailah menghitung waktu pada saat bandul berayun stabil (tidak berputar-putar)
·         Anda bisa menghitung data pengamatan dengan menggunakan microsoft excel supaya lebih cepat
·         Pada saat menghitung ayunan harus konsentrasi. Ketelitian dan kecermatan diperlukan dalam praktikum ayunan sederhana ini.



Daftar Pusataka

Kusmana. Dkk. 2013. Teori dan Penyelesaian Soal Fisika Kelas XI. Kuningan: Tim MGMP Fisika Kuningan.
Sarwono., Sunarroso & Suyatman. 2009. Fisika 2 Mudah dan Sederhana Untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Haryadi, Bambang. 2009. Fisika Untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Widodo, Tri. 2009. Fisika Untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Indrajit, Dudi. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Fisika Untuk Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.


Laporan Ayunan Sederhana (Gerak Harmonis) Percobaan Fisika: Mencari Gravitasi Lewat Gerak Harmonis Bandul
Read more ...